Padang (23/12) Universitas Negeri Padang (UNP) berkolaborasi dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) dalam upaya trauma healing pascabencana banjir di Sumatera Barat melalui pendekatan multidisiplin dan pemanfaatan teknologi tepat guna.
Kolaborasi tersebut dilakukan Selasa (23/12) oleh Tim Pengabdian Tanggap Darurat Bencana ITB yang diwakili oleh Bapak Dr. Alvanov Zpalanzani Mansoor, S.T, MM. dkk serta Tim Prodi Desain Komunikasi Visual UNP yang dipimpin oleh Bapak Hendra Afriwan, M.Sn. dengan fokus utama pada pendampingan psikososial bagi anak-anak terdampak banjir.
Dalam kegiatan ini, tim pengabdian ITB memperkenalkan Therapy Kit kepada mahasiswa dan beberapa orang dosen. Therapy Kit ini bisa digunakan saat melakukan trauma healing pada anak-anak pasca bencana. berbagai permainan edukatif, seperti board games dan media mendongeng yang dirancang untuk membantu pemulihan psikologis anak-anak di posko pengungsian.
Hendra Afriwan selaku Kaprodi DKV mengatakan aktivitas workshop dan media terapi kemarin, sangat menarik dan inspiratif untuk mahasiswa, selain itu permainan boardgame bukan hanya permainan tapi bisa membangun interaksi sosial, sebagai media terapi dan menambah edukasi si pemain. Media boardgame patut sekali kita kembangkan lebih jauh.

Sedangkan menurut Arif Budiman, salah seorang dosen DKV mengatakan kegiatan ini adalah kolaborasi ideal antara keilmuan DKV dan penerapan langsung di masyarakat. Workshopnya tidak hanya teoritis, tetapi kami benar-benar diajak memahami desain therapy kit dalam bentuk boardgame utk diterapkan dalam trauma healing korban bencana. Kegiatannya sangat luar biasa dan para peserta sangat antusias mencoba bermacam-macam boardgame.

Melalui media permainan yang interaktif dan ramah anak, kolaborasi UNP dan ITB diharapkan mampu mendukung proses pemulihan pascabencana secara holistik, khususnya dalam membantu anak-anak korban banjir di Sumatera Barat agar kembali merasa aman, nyaman, dan bersemangat dalam aktivitas sehari-hari.















